![]() |
| Ilyas Karim |
Kisah sedih itu kemudian memicu simpati yang luas. Firdaus HB dari FMM berinisiatif menghimpun dana.
Sekejap saja dapat Rp74 juta lebih.
Sementara itu, anak muda Minang Alfatih Timur (Timmi) lewat kitabisa.com sehari pula berhasil menghimpun Rp33 juta lebih. Di kitabisacom donasi akan dibuka selama 15 hari. “Alhamdulilillah,” kata Firdaus pula. Donasi itu segera diberikan kepada Ilyas Karim.
Ilyas Karim tinggal di RT 09 RW 04, Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan. “Ya ini sudah nasib. Bukti nyata pemerintah tidak menghargai sejarah dan tak tahu sejarah. Kami di sini bukan warga liar, kami bayar pajak, punya KTP, surat tanah, dan bangunan juga lengkap,” kata Ilyas.
Letkol (purn) Ilyas Karim lahir di Padang 13 Desember 1927.
Ini bukan dari MetroTV atau KompasTV.
Bukan pula dapat sumbangan dari Jokowi seperti Bu Saeni.
(portalpiyungan)
sumber : http://www.jurnalmuslim.com

0 Response to "Kisah Air Mata Ilyas Karim Digusur Ahok Membuat Simpatisan Kumpulkan Donasi Rp. 100 Juta"
Post a Comment