140 Tentara AS Luka & Trump Omong Doang
Tel aviv black out (Ist)
Perang masih terus berkecambuk di Timur Tengah. Sejak serangan Amerika Serikat (AS) bersama Israel ke Iran 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei pertempuran terus berkecamuk.
Lalu bagaimana updatenya di hari ke-11 perang? Berikut rangkuman CNBC Indonesia, Rabu (11/3/2026).
1.140 Tentara AS Terluka
Pentagon mengatakan bahwa sekitar 140 personel militer AS telah terluka dalam serangan dalam perang Iran. Sebelumnya, tujuh anggota militer AS di awal konflik yang telah diberikan oleh militer AS.
2.Tidak Ada Gencatan Senjata
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan di media sosial tak negara itu tak akan mau melakukan gencatan senjata. "Kami tidak mencari gencatan senjata," tegasnya.
Ia mengatakan Amerika dan Israel harus "diberi pelajaran". Ini, ujarnya, akan membuat mereka kapok menyerang Iran lagi.
3.Ledakan di Teheran
Tiga ledakan terjadi di Teheran Selasa malam. Namun belum ada informasi langsung tentang target yang dituju.
4.Israel Umumkan Serangan Baru
Rabu pagi, militer Israel mengatakan bahwa mereka telah melancarkan "gelombang serangan" baru terhadap Teheran. Ini dikatakan setelah serangkaian ledakan terdengar di Teheran.
"IDF (militer) telah memulai gelombang serangan tambahan terhadap target rezim teror Iran," tulis militer Israel di saluran Telegram resminya.
5.Iran Luncurkan Serangan Balasan Baru
Iran meluncurkan rentetan rudal baru. Menurut Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) kota-kota Israel termasuk Tel Aviv menjadi target, termasuk kepentingan AS di wilayah tersebut.
6.Pertemuan Darurat IEA
Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) bertemu untuk pembicaraan krisis. Ini guna menilai keamanan pasokan minyak dan potensi pelepasan stok darurat karena perang di Timur Tengah mengganggu pasar.
7.Trump Warning Ranjau di Selat Hormuz
Trump memberi peringatan agar Iran tidak memasang ranjau di Selat Hormuz. Ini dikatakannya saat mengumumkan bahwa pasukan AS telah menghancurkan 10 kapal pemasang ranjau Iran.
Ia pun mengancam Teheran tentang konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya jika menargetkan Selat Hormuz. Komentar Trump muncul setelah Teheran bersumpah bahwa tidak ada minyak Teluk yang akan melewati selat tersebut, karena harga minyak tetap sangat fluktuatif akibat terhentinya pengiriman barang.
8.Harga Minyak Anjlok
Harga minyak mentah turun dan sebagian besar saham naik karena negara-negara pengimpor minyak membahas kemungkinan pelepasan cadangan sambil memantau Selat Hormuz, jalur air minyak utama yang sepi lalu lintas. Patokan harga minyak internasional, Brent anjlok 11,3% menjadi US$ 87,80 per barel, sehari setelah mendekati US$ 120.
9.Drone Ukraina
Para ahli militer Ukraina di bidang pertahanan drone akan pergi ke Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi minggu inI. Mereka akan datang guna membantu negara-negara Teluk menangkis serangan Iran.
Ukraina sendiri berpengalaman dengan serangan drone Shahed Iran. Drone tersebut dipakai Rusia menyerang Ukraina.
10.Peretasan Kamera
Direktorat keamanan siber Israel mengatakan telah mengidentifikasi puluhan peretasan yang dilakukan Iran ke kamera keamanan Israel untuk tujuan spionase sejak awal perang. Israel mendesak masyarakat untuk memperbarui kata sandi dan perangkat lunak mereka.
11.Iran Tangkap 30 Mata-Mata
Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan 30 orang yang dituduh memata-matai negara itu "atas nama musuh Amerika-Zionis". Mereka yang ditangkap termasuk seorang warga negara asing, yang kewarganegaraannya tidak diungkapkan.
12.Diplomat Tewas
Iran menuduh Israel membunuh empat diplomatnya dalam serangan akhir pekan di sebuah hotel di Beirut. Hal ini terungkap dalam sebuah surat yang ditujukan kepada kepala PBB.
13.Kilang Minyak Ditutup
Salah satu kilang minyak terbesar di dunia, fasilitas Ruwais di UEA, menghentikan operasinya sebagai "tindakan pencegahan". Ini setelah serangan pesawat tak berawak terhadap kompleks industri tempatnya berada, kata sebuah sumber kepada AFP.
14.Bencana Minyak
Raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah dapat memiliki "konsekuensi bencana" pada pasar minyak. Perusahaan itu menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang biasanya membawa sekitar 20% pasokan minyak global tetapi telah ditutup oleh konflik tersebut.
15.Putin Minta Setop Perang
Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan "de-eskalasi" konflik Iran. Hal ini terungkap dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, kata Kremlin.
"Pezeshkian berterima kasih kepada Rusia atas dukungannya, khususnya atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Iran," tambah Kremlin, membenarkan bahwa Moskow telah mengirimkan bantuan kepada sekutunya, Teheran.
16.Evakuasi Kedutaan
Denmark dan Belanda mengumumkan bahwa mereka memindahkan staf kedutaan mereka di Teheran ke Azerbaijan. Evakuasi sebelum ya juga dilakukan AS ke staf-staf nya di negara Arab.
17.Tidak Ada Agenda Berbicara dengan Amerika
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan kepada stasiun televisi AS PBS bahwa negerinya "tidak memasukkan agenda berbicara dengan AS". "Saya rasa berbicara dengan Amerika tidak akan ada dalam agenda kami lagi", ujarnya menambahkan bahwa Teheran memiliki "pengalaman yang sangat pahit" selama negosiasi sebelumnya.
18.Belum Selesai
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan terhadap Iran "belum selesai". Ia tiba-tiba menyinggung rakyat Iran, menyebut keinginan Israel membebaskan Iran dari pemerintah saat ini.
"Aspirasi kami adalah untuk membawa rakyat Iran melepaskan diri dari belenggu tirani; pada akhirnya, itu tergantung pada mereka," ujarnya.
"Tetapi tidak diragukan lagi bahwa dengan tindakan yang telah diambil sejauh ini, kami sedang menghancurkan mereka... dan kami belum selesai," tambahnya lagi.
19.Serangan Israel Menghantam Lebanon
Serangan Israel terbaru menghantam pinggiran selatan Beirut dan Lebanon selatan setelah tentara Israel memperingatkan warga untuk mengungsi. Otoritas Lebanon mengatakan hampir 760.000 orang telah terdaftar sebagai pengungsi.
Lebanon terseret ke dalam perang pekan lalu ketika kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah, menyerang Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan AS-Israel.
20.Trump "Omong Doang"
Pernyataan Trump yang mengatakan AS akan mengawal kapal tanker minyak apapun melalui Selat Hormuz belum terbukti. Kemarin, Gedung Putih bahkan menghapus postingan di akun media sosial menteri energi mereka.
Awalnya Menteri Energi AS Chris Wright mengunggah pernyataan yang menyebut bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, Selasa. Tapi ternyata, postingan itu tiba-tiba dihapus, hanya beberapa menit setelah akunnya mengunggahnya.
"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Angkatan Laut AS belum mengawal kapal tanker atau kapal apa pun saat ini, meskipun tentu saja itu adalah pilihan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah konferensi pers.
Militer Iran IRGC juga mengatakan pada hari Selasa bahwa tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang "berani" mendekati Selat Hormuz. Iran mengatakan klaim AS adalah kebohongan.
"Tidak satu pun kapal perang AS yang berani mendekati bahkan Laut Oman, Teluk Persia, atau Selat Hormuz selama perang," kata juru bicara Garda, Ali Mohammad Naini, menyebut klaim tersebut sebagai "kebohongan belaka". (sef/sef)
Tel aviv black out (Ist)Perang masih terus berkecambuk di Timur Tengah. Sejak serangan Amerika Serikat (AS) bersama Israel ke Iran 28 Februari yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei pertempuran terus berkecamuk.
Lalu bagaimana updatenya di hari ke-11 perang? Berikut rangkuman CNBC Indonesia, Rabu (11/3/2026).
1.140 Tentara AS Terluka
Pentagon mengatakan bahwa sekitar 140 personel militer AS telah terluka dalam serangan dalam perang Iran. Sebelumnya, tujuh anggota militer AS di awal konflik yang telah diberikan oleh militer AS.
2.Tidak Ada Gencatan Senjata
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan di media sosial tak negara itu tak akan mau melakukan gencatan senjata. "Kami tidak mencari gencatan senjata," tegasnya.
Ia mengatakan Amerika dan Israel harus "diberi pelajaran". Ini, ujarnya, akan membuat mereka kapok menyerang Iran lagi.
3.Ledakan di Teheran
Tiga ledakan terjadi di Teheran Selasa malam. Namun belum ada informasi langsung tentang target yang dituju.
4.Israel Umumkan Serangan Baru
Rabu pagi, militer Israel mengatakan bahwa mereka telah melancarkan "gelombang serangan" baru terhadap Teheran. Ini dikatakan setelah serangkaian ledakan terdengar di Teheran.
"IDF (militer) telah memulai gelombang serangan tambahan terhadap target rezim teror Iran," tulis militer Israel di saluran Telegram resminya.
5.Iran Luncurkan Serangan Balasan Baru
Iran meluncurkan rentetan rudal baru. Menurut Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) kota-kota Israel termasuk Tel Aviv menjadi target, termasuk kepentingan AS di wilayah tersebut.
6.Pertemuan Darurat IEA
Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) bertemu untuk pembicaraan krisis. Ini guna menilai keamanan pasokan minyak dan potensi pelepasan stok darurat karena perang di Timur Tengah mengganggu pasar.
7.Trump Warning Ranjau di Selat Hormuz
Trump memberi peringatan agar Iran tidak memasang ranjau di Selat Hormuz. Ini dikatakannya saat mengumumkan bahwa pasukan AS telah menghancurkan 10 kapal pemasang ranjau Iran.
Ia pun mengancam Teheran tentang konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya jika menargetkan Selat Hormuz. Komentar Trump muncul setelah Teheran bersumpah bahwa tidak ada minyak Teluk yang akan melewati selat tersebut, karena harga minyak tetap sangat fluktuatif akibat terhentinya pengiriman barang.
8.Harga Minyak Anjlok
Harga minyak mentah turun dan sebagian besar saham naik karena negara-negara pengimpor minyak membahas kemungkinan pelepasan cadangan sambil memantau Selat Hormuz, jalur air minyak utama yang sepi lalu lintas. Patokan harga minyak internasional, Brent anjlok 11,3% menjadi US$ 87,80 per barel, sehari setelah mendekati US$ 120.
9.Drone Ukraina
Para ahli militer Ukraina di bidang pertahanan drone akan pergi ke Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi minggu inI. Mereka akan datang guna membantu negara-negara Teluk menangkis serangan Iran.
Ukraina sendiri berpengalaman dengan serangan drone Shahed Iran. Drone tersebut dipakai Rusia menyerang Ukraina.
10.Peretasan Kamera
Direktorat keamanan siber Israel mengatakan telah mengidentifikasi puluhan peretasan yang dilakukan Iran ke kamera keamanan Israel untuk tujuan spionase sejak awal perang. Israel mendesak masyarakat untuk memperbarui kata sandi dan perangkat lunak mereka.
11.Iran Tangkap 30 Mata-Mata
Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan 30 orang yang dituduh memata-matai negara itu "atas nama musuh Amerika-Zionis". Mereka yang ditangkap termasuk seorang warga negara asing, yang kewarganegaraannya tidak diungkapkan.
12.Diplomat Tewas
Iran menuduh Israel membunuh empat diplomatnya dalam serangan akhir pekan di sebuah hotel di Beirut. Hal ini terungkap dalam sebuah surat yang ditujukan kepada kepala PBB.
13.Kilang Minyak Ditutup
Salah satu kilang minyak terbesar di dunia, fasilitas Ruwais di UEA, menghentikan operasinya sebagai "tindakan pencegahan". Ini setelah serangan pesawat tak berawak terhadap kompleks industri tempatnya berada, kata sebuah sumber kepada AFP.
14.Bencana Minyak
Raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah dapat memiliki "konsekuensi bencana" pada pasar minyak. Perusahaan itu menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang biasanya membawa sekitar 20% pasokan minyak global tetapi telah ditutup oleh konflik tersebut.
15.Putin Minta Setop Perang
Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan "de-eskalasi" konflik Iran. Hal ini terungkap dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, kata Kremlin.
"Pezeshkian berterima kasih kepada Rusia atas dukungannya, khususnya atas bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Iran," tambah Kremlin, membenarkan bahwa Moskow telah mengirimkan bantuan kepada sekutunya, Teheran.
16.Evakuasi Kedutaan
Denmark dan Belanda mengumumkan bahwa mereka memindahkan staf kedutaan mereka di Teheran ke Azerbaijan. Evakuasi sebelum ya juga dilakukan AS ke staf-staf nya di negara Arab.
17.Tidak Ada Agenda Berbicara dengan Amerika
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan kepada stasiun televisi AS PBS bahwa negerinya "tidak memasukkan agenda berbicara dengan AS". "Saya rasa berbicara dengan Amerika tidak akan ada dalam agenda kami lagi", ujarnya menambahkan bahwa Teheran memiliki "pengalaman yang sangat pahit" selama negosiasi sebelumnya.
18.Belum Selesai
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan terhadap Iran "belum selesai". Ia tiba-tiba menyinggung rakyat Iran, menyebut keinginan Israel membebaskan Iran dari pemerintah saat ini.
"Aspirasi kami adalah untuk membawa rakyat Iran melepaskan diri dari belenggu tirani; pada akhirnya, itu tergantung pada mereka," ujarnya.
"Tetapi tidak diragukan lagi bahwa dengan tindakan yang telah diambil sejauh ini, kami sedang menghancurkan mereka... dan kami belum selesai," tambahnya lagi.
19.Serangan Israel Menghantam Lebanon
Serangan Israel terbaru menghantam pinggiran selatan Beirut dan Lebanon selatan setelah tentara Israel memperingatkan warga untuk mengungsi. Otoritas Lebanon mengatakan hampir 760.000 orang telah terdaftar sebagai pengungsi.
Lebanon terseret ke dalam perang pekan lalu ketika kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah, menyerang Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan AS-Israel.
20.Trump "Omong Doang"
Pernyataan Trump yang mengatakan AS akan mengawal kapal tanker minyak apapun melalui Selat Hormuz belum terbukti. Kemarin, Gedung Putih bahkan menghapus postingan di akun media sosial menteri energi mereka.
Awalnya Menteri Energi AS Chris Wright mengunggah pernyataan yang menyebut bahwa Angkatan Laut AS telah mengawal sebuah kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz, Selasa. Tapi ternyata, postingan itu tiba-tiba dihapus, hanya beberapa menit setelah akunnya mengunggahnya.
"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Angkatan Laut AS belum mengawal kapal tanker atau kapal apa pun saat ini, meskipun tentu saja itu adalah pilihan," kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah konferensi pers.
Militer Iran IRGC juga mengatakan pada hari Selasa bahwa tidak ada kapal Angkatan Laut AS yang "berani" mendekati Selat Hormuz. Iran mengatakan klaim AS adalah kebohongan.
"Tidak satu pun kapal perang AS yang berani mendekati bahkan Laut Oman, Teluk Persia, atau Selat Hormuz selama perang," kata juru bicara Garda, Ali Mohammad Naini, menyebut klaim tersebut sebagai "kebohongan belaka". (sef/sef)
👹 CNBC
sumber : https://garudamiliter.blogspot.com/
0 Response to "[Global] 20 Update Baru Perang Iran"
Post a Comment