100 Prajurit TNI AL ke Italia Bulan Depan

  Jemput kapal induk di Italia https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3MoVGQ4NZZ3KV-RZ37sLFHmtVHJ7iZGY5r0Mj681nZ38QGvy6TN66cToFKV3PBr3Cv3mjKGCY2SDMEf_eoQUG7RAlB-B6uYGuYgcZgbgsMPBT1yJi195z7FpzCOwq2T1qJ9h56hPv1aUECf5PaNweMkGxuHWTEoz0goUHdtch7l8GMdrGZdAzs-98eysf/s1265/Kapal%20induk%20Giuseppe%20Garibaldi.jpgKapal induk ITS Giuseppe Garibaldi diberitakan akan hadir tahun ini.  (Marina militare)

TNI Angkatan Laut akan mengirim 100 prajurit pengawak pendahulu untuk menjemput kapal induk Giuseppe Garibaldi di Italia, bulan depan.

Prajurit TNI AL itu akan berangkat ke Italia pada 10 Juli 2026 untuk mempelajari pengoperasian kapal induk Giuseppe Garibaldi yang akan dihibahkan kepada Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali berharap personel tersebut dapat diberangkatkan ke Italia pada 10 Juli 2026 untuk mempersiapkan proses pengoperasian kapal.

Untuk kesiapan mengawaki kapal induk, kita menyiapkan 100 orang, nanti terdiri dari satgas dan dari pengawak pendahuluan,” ujar Ali di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Ali juga menyampaikan, kapal induk tersebut diharapkan akan tiba di Indonesia sebelum 5 Oktober 2026.

Meski begitu, pengiriman 100 prajurit pengawak pendahulu ini masih melihat perkembangan lebih lanjut, termasuk kedatangan kapal induk.

. Ditargetkan tiba di Indonesia tahun ini

Menurut informasi terakhir Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyatakan bahwa proses hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi memasuki tahapan persiapan untuk dikirim ke Indonesia.

"Kapal induk Garibaldi itu proses hibah, sedang berjalan dan sudah dalam proses tahapan untuk persiapan pengiriman ke Indonesia," kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Rico Sirait ditemui di (Kemhan) RI, Selasa (2/6/2026).

Saat dikonfirmasi mengenai kapan kapal tersebut tiba di tanah air, Rico berharap prosesnya dapat rampung pada tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun ini," ujarnya. Rico mengungkapkan, kondisi geopolitik turut memengaruhi jadwal pengiriman kapal asal Italia tersebut.

Ya dengan kondisi Selat Hormuz, yang konflik juga di sana ya, jadi mungkin ada keterbatasan distribusi, waktu pengiriman dan sebagainya," ucapnya.

Untuk diketahui Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam berkat sistem mesin penggeraknya.

Kapal induk tersebut dilengkapi sejumlah sistem persenjataan dan pertahanan, antara lain peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide, meriam kembar Oto Melara 40L70 DARDO, tabung torpedo rangkap tiga 324 mm, serta rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM.


    Kompas  


sumber : https://garudamiliter.blogspot.com/

0 Response to "100 Prajurit TNI AL ke Italia Bulan Depan "

Post a Comment