✈ Akan dikirimkan tahun 2028
M-346F block 20 (Leonardo)
Sebagaimana di laporkan EDR Magazine 14 Juni lalu, bahwa Indonesia memilih M-346F untuk pertempuran ringan dan pelatihan pilot pada akhir tahun lalu dan menandatangani surat niat (Lettter of Intent) di Singapore Air Show pada Februari 2026 dengan Leonardo, dengan niatan untuk mengakuisisi 18 unit (kemudian ditingkatkan menjadi 36 unit) pesawat M346F. Jet bermesin ganda Italia ini mengalahkan persaingan dari TAI Hurjet dan Korean Aerospace Industries FA-50.
Modernisasi sedang berlangsung di Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU) saat ini, sebagian besar melalui perusahaan kedirgantaraan pertahanan PT E-Systems, yang telah ditugaskan untuk mengakuisisi pesawat latih generasi baru dalam perannya sebagai kontraktor pertahanan resmi Indonesia.
PT-E Systems Solutions akan mendukung pemeliharaan, logistik, dan penerbangan taktis, sebagai bagian dari Pusat Perang Udara TNI-AU yang baru yang sedang dibentuk.
Menurut sumber manajemen senior PT E-Systems, 'perusahaan juga akan mengintegrasikan perangkat pengacau sinyal perlindungan diri (Self Protection Jammer) rancangan Indonesia sendiri, mengintegrasikan dan memenuhi syarat rudal udara-ke-udara jarak pendek Diehl IRIS-T, mengintegrasikan tautan data buatan dalam negeri untuk penargetan dan distribusi isyarat, serta rudal jelajah ringan MK-V Delta buatan dalam negeri.'
Sumber tersebut melanjutkan, 'PT E-Systems Solutions juga akan berpartisipasi dalam uji terbang dan kualifikasi Airborne Electronically Scanned Array (AESA) Grifo E600 bebas ITAR milik Leonardo, menggunakan landasan uji terbang milik perusahaan sendiri.'
Hal ini akan membuat M-346F lebih mumpuni daripada 23 unit F-16C/D Block 52 TNI-AU yang masih beroperasi dan dilengkapi dengan radar APG-68 (V) yang lebih tua, yang diperoleh antara tahun 2012-18.
Rencana pengadaan M-346 tentu merupakan program yang ambisius, yang akan membuat Block 20 digunakan dalam peran operasional yang lebih mumpuni daripada di Kanada dan Austria.
Kontrak akan ditandatangani oleh Leonardo dan PT E-Systems Solutions atas nama Kementerian Pertahanan Indonesia di Jakarta pada awal Juli, untuk pengadaan 12 unit M-346F yang akan dikirimkan pada awal tahun 2028 untuk menggantikan BAE Systems Hawk Mk 109/209 yang masih beroperasi yang dikirimkan pada tahun 1990-an. Tahap kedua sebanyak 24 unit akan dikontrak pada Februari 2027.
M-346F block 20 (Leonardo)Sebagaimana di laporkan EDR Magazine 14 Juni lalu, bahwa Indonesia memilih M-346F untuk pertempuran ringan dan pelatihan pilot pada akhir tahun lalu dan menandatangani surat niat (Lettter of Intent) di Singapore Air Show pada Februari 2026 dengan Leonardo, dengan niatan untuk mengakuisisi 18 unit (kemudian ditingkatkan menjadi 36 unit) pesawat M346F. Jet bermesin ganda Italia ini mengalahkan persaingan dari TAI Hurjet dan Korean Aerospace Industries FA-50.
Modernisasi sedang berlangsung di Angkatan Udara Indonesia (TNI-AU) saat ini, sebagian besar melalui perusahaan kedirgantaraan pertahanan PT E-Systems, yang telah ditugaskan untuk mengakuisisi pesawat latih generasi baru dalam perannya sebagai kontraktor pertahanan resmi Indonesia.
PT-E Systems Solutions akan mendukung pemeliharaan, logistik, dan penerbangan taktis, sebagai bagian dari Pusat Perang Udara TNI-AU yang baru yang sedang dibentuk.
Menurut sumber manajemen senior PT E-Systems, 'perusahaan juga akan mengintegrasikan perangkat pengacau sinyal perlindungan diri (Self Protection Jammer) rancangan Indonesia sendiri, mengintegrasikan dan memenuhi syarat rudal udara-ke-udara jarak pendek Diehl IRIS-T, mengintegrasikan tautan data buatan dalam negeri untuk penargetan dan distribusi isyarat, serta rudal jelajah ringan MK-V Delta buatan dalam negeri.'
Sumber tersebut melanjutkan, 'PT E-Systems Solutions juga akan berpartisipasi dalam uji terbang dan kualifikasi Airborne Electronically Scanned Array (AESA) Grifo E600 bebas ITAR milik Leonardo, menggunakan landasan uji terbang milik perusahaan sendiri.'
Hal ini akan membuat M-346F lebih mumpuni daripada 23 unit F-16C/D Block 52 TNI-AU yang masih beroperasi dan dilengkapi dengan radar APG-68 (V) yang lebih tua, yang diperoleh antara tahun 2012-18.
Rencana pengadaan M-346 tentu merupakan program yang ambisius, yang akan membuat Block 20 digunakan dalam peran operasional yang lebih mumpuni daripada di Kanada dan Austria.
Kontrak akan ditandatangani oleh Leonardo dan PT E-Systems Solutions atas nama Kementerian Pertahanan Indonesia di Jakarta pada awal Juli, untuk pengadaan 12 unit M-346F yang akan dikirimkan pada awal tahun 2028 untuk menggantikan BAE Systems Hawk Mk 109/209 yang masih beroperasi yang dikirimkan pada tahun 1990-an. Tahap kedua sebanyak 24 unit akan dikontrak pada Februari 2027.
sumber : https://garudamiliter.blogspot.com/
0 Response to "Indonesia Akan Menandatangani Kontrak M-346F Pada Bulan Juli"
Post a Comment