Untuk Indonesia
Desain Konsep Perbaikan Kapal Kelas Diponegoro. (Nevesbu)
Perusahaan rekayasa kelautan asal Belanda, Nevesbu, telah memaparkan rancangan konsep untuk peremajaan korvet kelas SIGMA 9113/Diponegoro milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang dibangun oleh Damen.
Menurut Nevesbu, perusahaan tersebut mengembangkan konsep Integrasi Sistem Platform (PSI) untuk paket ekstensif Sensor, Senjata, dan Komando (SEWACO) dalam program ini hanya dalam waktu tiga bulan.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa para pemangku kepentingan di Indonesia yakni Kementerian Pertahanan, TNI AL, dan perusahaan milik negara PT Len Industri menyambut baik konsep tersebut serta memberikan masukan konstruktif guna mendukung tahap pengembangan selanjutnya, yang akan berfokus pada solusi rancangan berskala penuh.
Pengumuman ini menyusul kontrak modernisasi yang ditandatangani oleh Thales dan PT Len Industri pada November 2022, yang mencakup keempat korvet kelas Diponegoro. Program berdurasi lima tahun ini meliputi pemasangan Sistem Manajemen Tempur (CMS) TACTICOS baru serta peningkatan sistem sensor.
Gambar konsep yang dirilis oleh Nevesbu, yang menampilkan kapal utama kelas tersebut yaitu KRI Diponegoro-365, memberikan gambaran lebih lanjut mengenai wujud peningkatan sensor tersebut.
Gambar visualisasi (rendering) tersebut tampaknya memperlihatkan radar pelacakan dan kendali tembakan jarak menengah Thales STIR 1.2 EO Mk2 yang menggantikan perangkat Thales Lightweight Radar/Optronic Director (LIROD) yang saat ini digunakan kapal tersebut. Selain itu, gambar tersebut juga tampak menampilkan perangkat yang diduga sebagai radar pengawas 4D pita-I Thales NS50, menggantikan radar Thales MW08 yang saat ini terpasang pada kapal-kapal tersebut.
Namun, gambar konsep tersebut tidak menunjukkan adanya perubahan besar pada konfigurasi persenjataan yang ada saat ini pada korvet kelas Diponegoro.
Proyek peremajaan ini akan menambah daftar program modernisasi TNI Angkatan Laut dalam portofolio Nevesbu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Naval News, Nevesbu juga terlibat dalam program modernisasi korvet/fregat ringan kelas Bung Tomo milik TNI Angkatan Laut yang sedang berjalan. Program tersebut dipimpin oleh PT Len Industri, dengan Thales Netherlands bertindak sebagai integrator sistem tempur. Dalam program itu, Nevesbu berperan sebagai integrator sistem platform, yang mencakup pekerjaan survei, desain, dan rekayasa, serta dukungan di lokasi selama masa pengerjaan.
Jika proyek peremajaan ini terlaksana, pengerjaannya kemungkinan besar akan dilakukan di Surabaya, Jawa Timur, yang merupakan pangkalan induk bagi keempat korvet kelas Diponegoro sekaligus lokasi pelaksanaan modernisasi kelas Bung Tomo yang sedang berlangsung.
Desain Konsep Perbaikan Kapal Kelas Diponegoro. (Nevesbu)Perusahaan rekayasa kelautan asal Belanda, Nevesbu, telah memaparkan rancangan konsep untuk peremajaan korvet kelas SIGMA 9113/Diponegoro milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang dibangun oleh Damen.
Menurut Nevesbu, perusahaan tersebut mengembangkan konsep Integrasi Sistem Platform (PSI) untuk paket ekstensif Sensor, Senjata, dan Komando (SEWACO) dalam program ini hanya dalam waktu tiga bulan.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa para pemangku kepentingan di Indonesia yakni Kementerian Pertahanan, TNI AL, dan perusahaan milik negara PT Len Industri menyambut baik konsep tersebut serta memberikan masukan konstruktif guna mendukung tahap pengembangan selanjutnya, yang akan berfokus pada solusi rancangan berskala penuh.
Pengumuman ini menyusul kontrak modernisasi yang ditandatangani oleh Thales dan PT Len Industri pada November 2022, yang mencakup keempat korvet kelas Diponegoro. Program berdurasi lima tahun ini meliputi pemasangan Sistem Manajemen Tempur (CMS) TACTICOS baru serta peningkatan sistem sensor.
Gambar konsep yang dirilis oleh Nevesbu, yang menampilkan kapal utama kelas tersebut yaitu KRI Diponegoro-365, memberikan gambaran lebih lanjut mengenai wujud peningkatan sensor tersebut.
Gambar visualisasi (rendering) tersebut tampaknya memperlihatkan radar pelacakan dan kendali tembakan jarak menengah Thales STIR 1.2 EO Mk2 yang menggantikan perangkat Thales Lightweight Radar/Optronic Director (LIROD) yang saat ini digunakan kapal tersebut. Selain itu, gambar tersebut juga tampak menampilkan perangkat yang diduga sebagai radar pengawas 4D pita-I Thales NS50, menggantikan radar Thales MW08 yang saat ini terpasang pada kapal-kapal tersebut.
Namun, gambar konsep tersebut tidak menunjukkan adanya perubahan besar pada konfigurasi persenjataan yang ada saat ini pada korvet kelas Diponegoro.
Proyek peremajaan ini akan menambah daftar program modernisasi TNI Angkatan Laut dalam portofolio Nevesbu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh Naval News, Nevesbu juga terlibat dalam program modernisasi korvet/fregat ringan kelas Bung Tomo milik TNI Angkatan Laut yang sedang berjalan. Program tersebut dipimpin oleh PT Len Industri, dengan Thales Netherlands bertindak sebagai integrator sistem tempur. Dalam program itu, Nevesbu berperan sebagai integrator sistem platform, yang mencakup pekerjaan survei, desain, dan rekayasa, serta dukungan di lokasi selama masa pengerjaan.
Jika proyek peremajaan ini terlaksana, pengerjaannya kemungkinan besar akan dilakukan di Surabaya, Jawa Timur, yang merupakan pangkalan induk bagi keempat korvet kelas Diponegoro sekaligus lokasi pelaksanaan modernisasi kelas Bung Tomo yang sedang berlangsung.
sumber : https://garudamiliter.blogspot.com/
0 Response to "Nevesbu Meluncurkan Konsep Restorasi SIGMA 9113 Corvette "
Post a Comment