👷 🤝
Latihan bersama dengan Perancis (Dispenau)
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis ditandai dengan kedatangan jet tempur Rafale dan dimulainya pembangunan kapal selam Scorpene.
Hal tersebut disampaikan Sjafrie saat menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
“Dalam kunjungan Yang Mulia pada hari ini, kita akan mengapresiasi penguatan kerja sama di bidang alutsista yang ditandai dengan kedatangan Rafale pertama di Indonesia dan dimulainya pembangunan kapal selam Scorpene yang pertama oleh PT PAL,” kata Sjafrie.
Dalam pelaksanaannya, PT Penataran Angkatan Laut (PAL) akan bekerja sama dengan Naval Group, galangan kapal asal Prancis dengan lokasi pembuatan Scorpene di Surabaya, Jawa Timur.
Sementara itu, Sjafrie mengungkapkan kerja sama Indonesia dan Prancis jug diwujudkan dengan pertukaran perwira dalam rangka sekolah dan latihan.
Pada November 2026, Indonesia dan Prancis bakal menggelar latihan bersama (Latma) Garuda Guerrier di Prancis.
“Ke depan ini kita akan terus bekerja sama untuk menunjukkan hubungan pertahanan antara Indonesia dan Prancis,” ucap Sjafrie.
“Terus berkembang dan berada pada momentum yang sangat positif. Tidak hanya untuk pengadaan alutsista, tapi juga dalam peningkatan kemampuan profesionalisme personel dan hubungan antar angkatan bersenjata,” tambahnya.
Latihan bersama dengan Perancis (Dispenau)Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, kerja sama pertahanan Indonesia dan Prancis ditandai dengan kedatangan jet tempur Rafale dan dimulainya pembangunan kapal selam Scorpene.
Hal tersebut disampaikan Sjafrie saat menerima kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).
“Dalam kunjungan Yang Mulia pada hari ini, kita akan mengapresiasi penguatan kerja sama di bidang alutsista yang ditandai dengan kedatangan Rafale pertama di Indonesia dan dimulainya pembangunan kapal selam Scorpene yang pertama oleh PT PAL,” kata Sjafrie.
Dalam pelaksanaannya, PT Penataran Angkatan Laut (PAL) akan bekerja sama dengan Naval Group, galangan kapal asal Prancis dengan lokasi pembuatan Scorpene di Surabaya, Jawa Timur.
Sementara itu, Sjafrie mengungkapkan kerja sama Indonesia dan Prancis jug diwujudkan dengan pertukaran perwira dalam rangka sekolah dan latihan.
Pada November 2026, Indonesia dan Prancis bakal menggelar latihan bersama (Latma) Garuda Guerrier di Prancis.
“Ke depan ini kita akan terus bekerja sama untuk menunjukkan hubungan pertahanan antara Indonesia dan Prancis,” ucap Sjafrie.
“Terus berkembang dan berada pada momentum yang sangat positif. Tidak hanya untuk pengadaan alutsista, tapi juga dalam peningkatan kemampuan profesionalisme personel dan hubungan antar angkatan bersenjata,” tambahnya.
👷 Kompas
sumber : https://garudamiliter.blogspot.com/
0 Response to "Penguatan Kerja Sama Alutsista Indonesia-Prancis Ditandai Rafale dan Scorpene"
Post a Comment