![]() |
Foto by: detik |
"Penemuan tadi malam awalnya di Pangkalan Baru. Ada sekitar 10 kembang api," kata Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Teguh Setiawan, di Polres Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (22/6/2016).
Pihak kepolisian kemudian menyelidiki asal kembang api jenis pancaran itu. Penjual kembang api di Pangkalan Baru mengaku mendapatkannya dari salah satu toko di Pangkalpinang.
"Penjual di sana ngakunya beli dari toko Martinus di Pangkalpinang. Tapi setelah kami selidiki, tidak ditemukan kembang api berbahan Alquran," ujar Teguh.
Ada sekitar 6.000 kembang api yang diamankan dari toko Martinus. Namun sejauh ini tidak ada yang berbahan Alquran.
"Kertas Alquran posisinya berada di dalam, tidak terlihat dari luar. Jadi penjualnya tidak tahu," katanya.
Teguh memastikan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak penjual. Apalagi kembang api sejenis juga tidak ditemukan di toko tersebut.
"Tindak pidana kesengajaan tidak ada," tegas Teguh.
Saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Toko Martinus mengaku membeli kembang api itu dari Jakarta.
"Kami masih kembangkan, amankan barang bukti dan periksa saksi. Jangan sampai penemuan ini memicu konflik," ucapnya. (kff/try/detik)
sumber : http://www.jurnalmuslim.com
0 Response to "Islam Dinista Lagi, Beredar Kembang Api Berbahan Al Quran di Bangka Belitung"
Post a Comment